KITAB
SUCI +Deuterokanonika |
|
| Katekismus Gereja
Katolik | |
|
214. Alexander VI (1492-1503)
Aleksander lahir di Jativa, Spanyol. Dia bernama Roderigo Borgia, keponakan Paus Kallikstus III. Ia terpilih menjadi paus pada 26 Agustus 1492 di kala Italia dan Gereja berada dalam keadaan gawat. Ia seorang yang pandai, cerdik dan pintar politik. Tetapi kehidupannya sendiri buruk dan sangat tidak sesuai dengan jabatannya yang amat tinggi. Ketika masih pejabat muda Gereja, hidupnya penuh dengan skandal, sehingga membangkitkan amarah Paus Pius II. Pius II berusaha bersama anaknya, Cesare mendirikan kerajaan keluarganya di Italia Tengah. Kendati kehidupan Paus Aleksander buruk namun ia juga berjasa yakni dengan mendukung karya seni lukis Pinturicchio dan Michael Angelo. Memajukan pewartaan Injil ke Duania Baru, memperdamaikan Portugal dan Spanyol dengan menetapkan perbatasan daerah niaga mereka. Namun demikian, ia juga dikenang sebagai ayah Lucrezia Borgia dan sebagai paus yang dikritik tajam oleh G. Savonarola, imam Dominikan dn pengkotbah besar. G. Savanorala dibakar hidup-hiudp karena kritiknya terhadap pejabat gereja dan Negara yang korup. Aleksanderlah antara lain yang menyebabkan kritik tajam terhadap Kepausan pada masa reformasi. Ia wafat pada 18 Agustus 1503.
|